Psikotes yang ditujukkan untuk level supervisor (coordinator, supervisor, kepala bagian, kepala unit). Pelaksanan Psikotes untuk level supervisor ini tidak hanya menekankan kepada pengukuran potensi kerja saja melainkan juga aspek kemampuannya dalam memimpin tim.

Metode yang digunakan adalah:

1.Tes tertulis (classical room) dengan dipandu oleh tester berpengalaman (sarjana Psikologi) dengan instruksi sistem digital sehingga akan memudahkan peserta dalam memahami setiap tahapan tes yang dilakukan sehingga dimungkinkan hasil yang ditampilkan dapat lebih optimal dan terstandarisasi.

2.Wawancara (one on one) secara spesifik dengan mengacu pada tuntutan target jabatannya. Wawancara dilaksanakan oleh profesional berpengalaman yang memiliki pemahaman tentang bidang jabatan-jabatan di level pelaksana baik di swasta maupun perusahaan BUMN / Pemerintahan.

Aspek yang diukur :

  • Intelektual
  • Sikap kerja
  • Emosi
  • Relasi kerja
  • Kepemimpinan

Isi laporan yang akan diterima :

  • Psikogram dari aspek yang diukur
  • Gambaran kekuatan dan kelemahan kandidat
  • Uraian kepribadian kandidat
  • Personal Profile
  • Kesimpulan dan Saran
INTELEKTUAL

DAYA TANGKAP

Kemampuan untuk menangkap/memahami suatu hal atau masalah secara jelas.

PEMECEHAN MASALAH

Kemampuan untuk memecahkan atau memahami masalah dengan memperhatikan atau mempertimbangkan berbagai segi secara menyeluruh.

BERPIKIR ANALITIS

Kemampuan untuk memilah-milah atau mencari hubungan dari suatu masalah dan fleksibel dalam mencari alternatif penyelesaian masalah.

KEMAMPUAN HITUNGAN

Kemampuan untuk berpikir rasional/ logis dan kemampuan menyelesaikan masalah hitungan.

SIKAP KERJA

POTENSI KERJA
Kapasitas yang dimiliki untuk mampu bekerja secara optimal dan sesuai dengan atau melebihi tuntutan pekerjaan.

KETEKUNAN
Kemampuan untuk bekerja secara  telaten (tekun) dengan kualitas kerja yang bisa diandalkan.

KETELITIAN
Sikap kerja yang menunjukan ketelitian, kecermatan terhadap tugas- tugas yang telah terprogram.

DAYA TAHAN
Kemampuan untuk bekerja sendiri dan secara mandiri menghadapi hambatan yang ada.

ADAPTASI KERJA
Kemampuan untuk melakukan penyesuaian terhadap tugas ataupun situasi kerja yang baru.

KEINGINAN BERPRESTASI
Kemauan untuk melakukan suatu kegiatan kearah peningkatan hasil kerja yang lebih baik.

PERENCANAAN KERJA
Kemampuan untuk mengatur energi kerjanya dalam menghadapi suatu tugas sehingga tidak terjadi penumpukan ataupun terbengkalainya suatu tugas.

INISIATIF
Dorongan untuk melakukan sesuatu tanpa disuruh, guna mengatasi hambatan yang berkonsekuensi tindakan.

MELAKSANAKAN PROSEDUR
Sikap yang konsisten terhadap aturan, prosedur dan prinsip-prinsip etika perusahaan yang berlaku.

KEPRIBADIAN

STABILITAS EMOSI
Kemampuan mengelola kehidupan emosi, sehingga dapat menjaga keseimbangan diri dalam berbagai situasi.

TOLERANSI STRES
Kekuatan untuk bertahan dalam kondisi kerja yang menekan, sehingga masih dapat bekerja dengan efektif.

DAYA JUANG
Kemampuan menghadapi hambatan dan kendala dengan tetap berusaha dan bertahan untuk menghadapi berbagai hambatan yang ada

KEPEMIMPINAN
Kemampuan seseorang untuk mempengaruhi dan mengendalikan oranglain untuk mencapai tujuan yang diharapkan dalam kelompok

RELASI KERJA

KEPERCAYAAN DIRI
Tingkat kemantapan seseorang dalam menilai kemampuan diri serta mampu mengekspresikan secara optimal.

PENYESUAIAN DIRI
Kemampuan seseorang untuk melakukan penyesuaian terhadap lingkungan ataupun orang lain dalam relasi sosialnya.

KERJASAMA
Kegiatan yang ditujukan untuk menggalang kerjasama antar individu atau kelompok-kelompok kerja.

KOMUNIKASI
Kemampuan untuk mengekspresikan gagasan dan memudahkan pendengar untuk menangkap inti permasalahan.

Laporan untuk level Supervisor pada prinsipnya sama dengan laporan pada level Pelaksana, namun yang membedakan adalah penambahan informasi aspek kepemimpinan pada psikogram dan juga gambaran Kepribadiannya. Di samping itu terdapat menambahan personal profile.

Contoh laporan silakan download di sini.