Bandung, 14–25 September 2026 – Mengelola tenaga alih daya bukanlah persoalan sederhana. Setiap jabatan memiliki karakteristik, volume pekerjaan, frekuensi aktivitas, serta tingkat tanggung jawab yang berbeda. Karena itu, organisasi membutuhkan data yang akurat untuk memahami kondisi workload dan bobot setiap jabatan secara lebih objektif.

Tanpa data yang memadai, proses pembobotan jabatan berisiko terlalu bergantung pada asumsi atau persepsi. Padahal, keputusan terkait job grading maupun salary structure perlu didukung oleh pemahaman yang kuat mengenai pekerjaan yang benar-benar dijalankan.

Memahami Pekerjaan dari Data Aktual

Workload Analysis membantu organisasi melihat pekerjaan bukan hanya berdasarkan nama atau posisi jabatan, tetapi berdasarkan aktivitas yang benar-benar dilakukan.

Informasi mengenai aktivitas kerja, volume, frekuensi, waktu pengerjaan, serta tanggung jawab menjadi bagian penting untuk memahami beban kerja aktual setiap jabatan.

Karena itu, kualitas pengumpulan data menjadi langkah awal yang sangat menentukan.

Online Data Intake PT Semen Gresik

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Semen Gresik bersama AND Learning & Coaching (AND-LC) menyelenggarakan proses Workload Analysis pada 3–4 September 2026 di Rembang.

Dalam pelaksanaannya, proses data intake dilakukan secara online untuk mengumpulkan informasi workload dari berbagai jabatan alih daya secara lebih terstruktur dan efisien.

Pendekatan online ini memungkinkan proses pengumpulan data dilakukan secara serentak dengan format yang lebih konsisten, sekaligus memberikan kemudahan bagi responden dalam menyampaikan informasi mengenai aktivitas dan beban kerja aktual pada posisinya.

Data yang terkumpul selanjutnya menjadi bahan awal untuk proses analisis dan pemetaan workload masing-masing jabatan.

Dari Workload Menuju Job Grading

Data workload tidak hanya digunakan untuk melihat seberapa banyak pekerjaan yang dilakukan, tetapi juga dapat menjadi salah satu input dalam memahami kompleksitas dan bobot sebuah jabatan.

Hasil analisis tersebut selanjutnya dapat mendukung proses job evaluation, pembobotan jabatan, penyusunan grading, hingga salary structure yang lebih sistematis.

Dengan demikian, prosesnya tidak berjalan secara terpisah:

Online Data Intake → Workload Analysis → Job Evaluation → Job Grading → Salary Structure

Setiap tahap dibangun dari data yang berasal dari pekerjaan aktual.

Membangun Struktur Berdasarkan Data

Melalui kolaborasi PT Semen Gresik dan AND Learning & Coaching (AND-LC), proses online data intake menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman yang lebih objektif mengenai workload jabatan alih daya.

Pendekatan ini membantu organisasi bergerak dari assumption-based menuju data-driven decision making, terutama dalam pengelolaan jabatan dan penyusunan struktur remunerasi.

Karena sebelum menentukan bobot dan nilai sebuah jabatan, organisasi perlu memahami terlebih dahulu pekerjaan yang benar-benar dilakukan di dalam jabatan tersebut.

Capture the data. Understand the workload. Build the structure.